Hukum dan Sanksi dalam pelanggaran perbuatan ekonomi ( Korupsi )

Hukum Pidana Ekonomi : Perbuatan korupsi
Koruptor adalah mereka yang melakukan salah satu perbuatan yang termasuk tindak pidana korupsi, seperti dalam table ini

Jenis Perbuatan (JP), Pelaku (P), Ancaman Pidana (AP), Dasar Hukum (DH), Keterangan (KT)

(JP) Secara melawan hukum memperkaya diri sendiri/ orang lain/ korporasi yang dapat merugikan keuangan / perekonomian Negara,
perseorangan /korporasi (P),
penjara seumur hidup: penjara min 4tahun max 20 tahun : denda min Rp. 200juta max Rp 1 miliyar (AP),
Pasal 3 (DH)
dalam keadaan tertentu pidana mati dapat dijatuhkan yaitu bila tindak pidana korupsi tersebut dilakukan pada dana-dana bagi penanggulangan bahaya/bencana penanggulangan kerusuhan , penanggulangan krisis ekonomi dan moneter serta penanggulangan korupsi (KT)

menyalahgunakan kewenangan/ Kesempatan/sarana yang ada padanya karena jabatan /kedudukan untuk menguntungkan diri sendiri/orang lain yang merugikan keuangan /perekonomian Negara
perseorangan/ korporasi (P)
Penjara seumur hidup : Penjara min 1 tahun max 20 tahun : denda min. Rp 50 juta max Rp. 1 Milyar (AP)
Pasal 3 (DH)

Memberi atau menjanjikan sesuatu kepada pegawai negeri/ penyelenggaraan Negara supaya mau berbuat atau tidak berbuat sesuatu, dalam jabatannya yang bertentangan dengan kewajibannya
Penjara min 1 tahun max 6 tahun denga min Rp 50 juta max Rp 250 juta
Pasal 5 ayat 1
Pegawai negeri/penyelenggara Negara yang menerima pemberian / janji juga dipidana dianggap menerima suap.

Memberi atau menjanjikan sesuatu kepada hakim untuk mempengaruhi putusan hakim
Penjara min 3 tahun max 15 tahun denda min Rp 150 juta max 750 juta
Pasal 6 ayat 1
Hakim atau advokat yang menerima pemberian /janji juga dipidana dianggap menerima suap

Melakukan pembangunan atau menyerahkan bahan bangunan secara curang, yang dapat membahayakan keamanan orang/ barang atau keselamatan Negara dalam keadaan perang
Pemborong/ahli bangunan penjual bahan bangunan (P)
Penjara min 2 tahun max 7 tahun. Denda min Rp 150 juta max Rp 350 juta
Pasal 7
Pengawas dan penerima bahan /barang yang membiarkan terjadinya perbuatan curang tersebut dipidana juga

Menyerahkan barang keperluan TNI atau POLRI secara curang, yang dapat membahayakan keselamatan Negara dalam keadaan perang

Menggelapkan uang atau surat berharga , atau membiarkan barang tersebut diambil /digelapkan atau membantu mengambil / menggelapkan
Penjara min 3 tahun max 15 tahun , denda min Rp 150 juta max Rp 250 juta
Pasal 8
Selain pegawai negeri juga dapat dipidana
Pegawai negeri (P)

Memalsukan buku atau daftar daftar khusus untuk pemeriksaan administrasi
Pegawai negeri
Penjara min 1 tahun max 15 tahun ; denda min Rp 5 juta max Rp 250 juta
Pasal 9
Selain pegawai negeri juga dapat dipidana

Menggelapkan, menghancurkan, membuat tidak dapat dipakai / merusak alat bukti
Penjara min 2 tahun max 7 tahun : denda min Rp 100 juta max Rp 350 juta
Pasal 10

Membiarkan atau membantu orang lain menghilangkan , menghancurkan alat bukti
Menerima hadiah atau janji karena kewenangan / kekuasaan jabatannya
Pemjara min 1 tahun max 5 tahun : denda min Rp 50 juta max rp 250 juta
Pasal 11
Dianggap menerima suap

Menerima hadiah atau janji, supaya melakukan atau tidak melakukan sesuatu dalam jabatannya yang bertentangan dengan kewajiban
Penjara seumur hidup; penjara min 4 tahun max 20 tahun ; denda min Rp 200 juta max Rp 1 milyar
Pasal 12 a
Pegawai negeri/penyelenggara Negara
Dianggap menerima suap

Menerima hadiah supaya melakukan atau tidak melakukan sesuatu dalam jabatannya , yang bertentangan dengan kewajiban
Pasal 12 b
Dianggap menerima suap

Menerima hadiah atau janji yang diberikan untuk mempengaruhi putusan perkara
Hakim
Pasal 12 c
Dianggap menerima suap

Menerima hadiah atau janji yang diberikan untuk mempengaruhi nasihat yang diberikan
Advokat
Pasal 12 d
Dianggap menerima suap

Menyalahgunakan kekuasaan untuk menguntungkan diri sendiri/ orang lain (secara melawan hukum) memaksa seseorang untuk memberikan sesuatu, membayar , menerima pembayaran dengan potongan atau melakukan sesuatu
Pegawai negeri/penyelenggara Negara
Dianggap menerima suap
Penjara seumur hidup ; penjara min 4 tahun max 20 tahun , denda min rp 20 juta max Rp 1 milyar
Pasal 12 e

Meminta menerima memotong pembayaran seolah-olah merupakan utang
Dianggap menerima suap
Pasal 12f
Pegawai negeri/penyelenggara Negara
Penjara seumur hidup ; penjara min 4 tahun max 20 tahun , denda min rp 20 juta max Rp 1 milyar

Meminta menerima pekerjaan atau barang seolah-olah merupakan hutang
Pasal 12 g
Dianggap menerima suap
Pegawai negeri/penyelenggara Negara
Penjara seumur hidup ; penjara min 4 tahun max 20 tahun , denda min rp 20 juta max Rp 1 milyar

Menggunakan tanah Negara (diatasnya ada hal pakai) seolah-olah sesuai peraturan perundang-undangan padahal bertentangan dan merugikan orang yang berhak
Pasal 12h
Dianggap menerima suap
Pegawai negeri/penyelenggara Negara
Penjara seumur hidup ; penjara min 4 tahun max 20 tahun , denda min rp 20 juta max Rp 1 milyar

Turut serta dalam pemborongan pengadaan, atau persewaan padahal tugasnya mengawasi
Pegawai negeri/ penyelenggara Negara
Penjara seumur hidup ; penjara min 4 tahun max 20 tahun , denda min rp 20 juta max Rp 1 milyar
Pasal 12 i
Dianggap menerima suap

Menerima gratifikasi karena jabatannya yang berlawanan dengan kewajiban atau tugasnya
Pasal 12 B
Penjara seumur hidup ; penjara min 4 tahun max 20 tahun , denda min rp 20 juta max Rp 1 milyar
Dianggap menerima suap

Memberi hadiah atau janji kepada pegawai negeri karena jabatan/kedudukannya
penjara max 3 tahun , denda max Rp 150 juta
dianggap memberi suap
perseorangan/ korporasi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s